aku terdiam
dan melemparkan semua
kenapa harus aku?
mengapa harus aku yang hadapi ini?
aku masih ingin kembali dalam riang duniaku
dalam canda tawaku
dalam pelukan kasih sayang teman temanku
dalam kebersamaan dan kehangatan hari hariku
dalam lembutnya belaian kasih sayang itu
aku ingin semuanya seperti dahulu lagi!
kenapa harus mata ini,
kenapa harus darah ini
kenapa harus tubuh ini
aku terselubung dalam wajah yang kian menua
dibalut dengan obat obatan kimia
aku ditopang oleh kemoterapi
dan kini aku tak bisa berdiri
kau telah ambil ragaku,
kau telah sakiti jiwaku
kau telah hancurkan hidupku
tapi jangan kau hancurkan hidup yang lain
cukup kau tusuk aku seorang diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar